Google+

Obrolan Sepanjang Masa

Leave a comment

April 11, 2014 by willamnasution

FxCam_1350034157704

Tuhan, ijinkan aku tidak pernah bosan berbicara dengannya. Pagi, siang, sore, dan malam. Betapa aku menikmatinya. Berbagi cerita, menyusuri dunia bahasa. Dunia kita bersama. Sepetak rumah kecil yang kita bina bersama. Melapang angkasa, meluas samudra. Mengarungi waktu bersama, meniti setapak menuju cita-cita.

Betapa aku rindu mengobrol bersamanya. Melihatnya tertidur di sampingku. Membagi cangkir teh dan kopi bersamanya. Menghabiskan piring bersamanya. Lagi dan lagi sepanjang masa. Tapi Tuhan, jangan pernah bosankan kami untuk bersama.

Suaranya begitu merdu. Kata-katanya bergelombang, ombak di pantai yang sunyi. Tak terjamah, tak bisa disimpan, tapi selalu terkenang. Begitu kukuh menggenggam kalbu. Suara hidupku. Pohon yang rindang dan teduh. Awan yang bergulung di angkasa berseri mengelilingi dunia.

Hanya dia sahabatku. Hanya dia teman hidupku. Hanya dia yang aku mau. Dan Engkau telah titipkan semua kebahagiaan itu padaku. Melalui masa sulit dan mudah. Melalui potongan rambut yang jelek maupun bergaya. Melalui pakaian yang baru juga yang telah lusuh.

Jangan biarkan jarak menjauhkan kami, Tuhan. Jangan biarkan jeda bedakan kami tak berjalan selangkah dan seirama. Biarkan kami selalu berjalan bergenggaman tangan menikmati panorama. Hanya dia yang bisa berjalan disampingku. Di depan dan di belakangku. Hanya dia yang mengetahui isi pikiranku. Hanya dia yang bisa jujur padaku. Dan hanya dia pula yang bisa kudengarkan.

Lewat bahasa kami berbagi dunia. Dunia yang terbentang luas dan panjang. Hanya dengannya aku ingin habiskan waktu. Hanya di dekatnya nafasku bisa mengudara dan menyatu. Betapa aku menyanyanginya. Betapa aku ingin membelainya senantiasa. Betapa redupnya segala kekacauan batin yang ada jika aku memeluknya. Betapa tenangnya nafas alam semesta. Betapa serunya setiap kenangan yang berkemilau dalam ingatan.

Hanya dengannya aku ingin senantiasa. Hanya dengannya Tuhan aku ingin melihat pagi hari yang berkembang dan senjakala yang melingkupi. Lindungi kami Tuhan dari segala mara kebosanan. Dekap kami selalu dalam penuh kasih dan rasa syukur yang melembah.

Aku tidak akan menyerah. Tidak akan pernah selagi dia terus bersama disisiku. Dengannya aku percaya keajaiban. Dengannya aku percaya pada garis lintasan yang tak tampak di angkasa. Menuntun kita bersama bintang. Menghanyutkan kita dalam kehangatan.

Hanya mengobrol dengannya. Itu saja. Dan rasanya sudah seluruh dunia. Sudah hiasi dan penuhi jiwa. Iringilah kami dalam setiap adegan. Berbicara lewat mata yang bercahaya. Lewat suara dan berbagai bahasa. Percakapan yang tiada usainya sepanjang masa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yang Paling Banyak Dibaca

Arsip

%d bloggers like this: