Google+

Dongeng Sebelum Tidur

Leave a comment

December 22, 2013 by willamnasution

FxCam_1345870957771

Ketika kamu tidur, ibumu memasak dan ayahmu membaca buku. Di luar awan mendung dan sepertinya akan selalu turun hujan. Mendung itu, ayah tahu dipelukmu untuk terbang. Musim hujan menambah waktu tidurmu lebih lama, sengaja ayah biarkan. Karena dengan begitu kamu dapat lebih lama bertualang.

Kamu bermimpi tentang teman-temanmu. Tentang tokoh-tokoh kartun yang keluar dari TV, keluar dari layar laptop ayah dan bunda, sementara yang lebih kecil lagi keluar dari layar ponsel-ponsel yang kamu temui. Semua berarakan dan main dan bernyanyi denganmu. Meloncat berteriak. Berjingkrak sambil tergelak. Berlarian di lapang rumput yang tidak ada batasnya.

Karena itu Phereina, ketika kamu terjaga, kamu selalu tersenyum manis pada dunia. Sekalipun kamu tidak mengingatnya. Sesaat sebelum bangun, dalam mimpimu, kamu melambaikan tangan pada mereka. Mengucapkan: Bye. Berkali-kali. Untuk kamu jumpai kembali nanti.

Kamu tidak pernah merasa kesepian sekalipun kamu tinggal hanya dalam duniamu, tanpa bahasa. Disana hanya ada kamu dengan sejumput rasa bahagia. Ayah tahu karena lamat-lamat ayah melihat dibalik matamu setiap kali kamu terjaga. Dibalik kembang senyummu yang menawan hati itu. Kamu baru saja pulang dari sebuah petualangan sepnajang masa. Aku tahu kamu ingin menceritakannya, tapi kamu tidak melakukannya dengan kata-kata, kamu melakukannya ketika kamu mememeluk ayah dan bunda.

Dalam tidurmu kamu bertemu lagi dengan setiap kucing yang kamu ingin temui setiap sorenya. Dalam tidurmu kamu bermain dengan burung-burung yang selalu kamu tunjuk ketika sedang mengudara. Dalam tidurmu kamu bermain bersama ikan-ikan yang selalu ingin kamu beri makan. Dalam tidurmu kamu berlarian dengan setiap anjing yang kamu tunjuk di jalanan. Kamu tidak pernah melupakan mereka, kamu sayang pada mereka, dan begitu juga mereka. Karena itu juga setiap harinya hal itu ingin terus kamu kerjakan.

Kamu bermimpi juga tentang warna-warna. Tentang garis yang coba kamu gambar di bukumu. Menjadi pelangi tidak beraturan yang menjuntai jatuh ke hatimu. Dalam tenangnya nafasmu ketika terpejam kamu telah berkeliling dunia. Kamu telah berjumpa dengan semua.

Hampir tiada beda kebahagiaan yang dicelupkan alam raya padamu baik ketika kamu tidur ataupun terjaga. Dan kamu selalu memijarkan kamar tempatmu tidur ataupun ruang-ruang yang kamu masuki. Kamu selalu saja membuat tingkah laku yang lucu yang selalu kami rindukan. Tapi sekarang tidurlah, tidurlah Phereina. Ketika kamu terjaga nanti akan ada kami disini yang akan berusaha memahami kisah tidurmu. Petualanganmu. Perjumpaanmu dengan segala hal yang menarik perhatianmu.

Adakah ayah dan bunda dalam mimpimu? Tidak perlu. Terbanglah tinggi dan menyelam ke dasar samudra jika itu yang kamu inginkan. Bacalah semua buku yang ingin kamu baca. Gambarkanlah semua dengan spidol dan krayon yang kamu genggam dalam tanganmu. Bermainlah sepuasnya dengan semua kawan-kawanmu. Dan jika kamu terjaga nanti. Ingatlah, ingatlah satu saja. Bahwa kami begitu menyayangimu. Karena bagi kami memilikmu berarti berjuta mimpi yang terwujud di dunia.

Phereina, belum lagi genap dua tahun usiamu. Tapi setiap jejak mungil yang kamu tinggalkan dalam waktu, telah begitu melambungkan asa kami hingga ke luar angkasa. Tidurlah yang nyenyak anakku. Tidurlah dan nanti ayah akan ceritakan buku yang ayah baca selagi dirimu tidur. Dan bunda akan bercerita tentang menyenangkannya kehidupan lewat setiap masakan yang dia hidangkan.

We love you so, Phereina. Tidak ada yang lebih berharga selain dapat dipeluk dan dikecup olehmu. Tidak ada yang lebih bernilai selain ditatap bola mata mungilmu yang bercahaya. Membuat hari-hari kami terus menjejak ke bumi dengan kelimpahan anugrah yang berkilauan, tanpa bisa diutarakan. Anugrah yang mewujud dirimu yang lucu. Tidurlah yang nyenyak sekarang, dan sampai jumpa lagi, Phereina. Bye.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yang Paling Banyak Dibaca

Arsip

%d bloggers like this: