Google+

Menyelam Ke Dasar “Fish Tank”

Leave a comment

February 22, 2010 by willamnasution

Fish-Tank-movie-poster

I
Di ajang London Critics Circle Film Awards yang digelar kemarin ‘Fish Tank’ menjadi film yang paling banyak menggondol piala. Best British Director untuk Andrea Arnold, The Attenborough Award for British Film Of The Year, Best Supporting Actor untuk Michael Fassbender dan Young British Performer Of The Year untuk Katie Jarvis sebagai pendatang baru.

Sebelumnya ‘Fish Tank’ juga sudah memenangkan Best British Film di ajang BAFTA 2010, Best Director dan Most Promising New Comer di British Independent Film Awards, dan terakhir Special Jury Prize di Festival Film Cannes 2009.

II
Special Jury Prize di Festival Film Cannes dimenangkan sutradara Andrea Arnold untuk kedua kalinya. Yang pertama pada tahun 2006 adalah untuk film ‘Red Road’.
Film ini menceritakan tentang seorang perempuan operator CCTV yang malah mengawasi seseorang untuk membalas dendam. Menarik sekali. Bahkan dalam poling surat kabar The Observer terhadap para kritikus film dan insan perfilman Inggris, ‘Red Road’ terpilih sebagai salah satu Best British Films in the Last 25 years!

Sementara jika nama Michael Fassbender terdengar familiar itu karena dia tampil dalam film ‘Inglorious Basterds’. Disana dia bermain sebagai Lt. Archie Hicox yang dikirim tentara Inggris untuk bergabung dengan the Basterds karena memiliki keahlian dalam sejarah sinema Jerman.

Sedangkan Katie Jarvis (19 thn) memang tidak pernah berakting sebelumnya. Dia bahkan diketemukan oleh casting asssitant-nya Andrea Arnold ketika sedang berantem dengan pacarnya di sebuah stasiun kereta, dan justru karena itu dia disuruh mengikuti casting. Dan hasilnya, memukau!

III
‘Fish Tank’ bercerita tentang kehidupan Mia (Katie Jarvis) seorang gadis ABG yang hidup di kawasan ghetto di luar London (seting kawasan miskin rumah susun yang mirip dengan ‘Red Road’). Kemudian film ini menceritakan seputar kehidupan Mia yang kacau. Tentang tingkah lakunya yang kasar, keluarganya yang acuh, lingkungan tempat tinggalnya, cita-citanya, dsb.

Mengikuti cerita film ini kita akan sulit menerka kemana arah film ini menuju. Tapi ternyata jangankan kita, para pemainnya pun sama. Mereka diberi script setiap akhir minggu untuk adegan yang akan dimainkan di minggu depan. Jadi mereka sendiri tidak tahu bagaimana kelanjutan cerita film ini.

Tidak seperti biasanya, film ini memang diambil secara berurutan (chronoligical order). Dan karena itu kita ikut terbawa mengalir olehnya. Tata cahaya yang digunakannya pun hanya natural lighting saya kira, sama seperti film sebelumnya.

Saya sebenarnya tidak terlalu mengerti teknik pembuatan film, tapi perubahan suasana sangat terasa lewat hand held camera, steady camera ataupun slow motion untuk menggambarkan suatu adegan. Sederhana sekali, tidak ada efek visual ataupun musik latar.

IV
Sekali lagi film yang sederhana membuktikan kekuatannnya. Sekali lagi Andrea Arnold menampilkan kerasnya kehidupan kaum miskin di Inggris, meski kali ini dengan ramuan cerita yang berbeda. Tapi dengan itu dia seolah menginginkan kita melihat kembali hidup yang kita miliki.

Film ini dapat saya nikmati lewat teknik sederhananya (Dogme 95 style), lewat jalan ceritanya yang menghanyutkan, dan tingkah laku Mia serta orang-orang yang ada di sekitarnya. Karakter-karakter yang agak misterius, mencurigakan, dan tidak pernah bisa kita tebak jalan pikirannya. ‘Fish Tank’ adalah sebuah film yang, menurut saya, berhasil membuat kita tenggelam di dalamnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Yang Paling Banyak Dibaca

Arsip

%d bloggers like this: