Google+

Indah Bergemilang

Leave a comment

May 5, 2008 by willamnasution

Indah bergemilang. Cahaya ketika menembus jendela. Tak ada yang luluh dihadapan kata-kata. Seperti awan yang mengembara.
Kejujuran adalah tetes embun di hutan perawan, tiada jejak, tiada bunyi kecuali daun yang melayang.
Berjuta-juta muntahan detik yang berhamburan. Dan kita meleset menangkap sarinya.
Ada jurang yang menganga antar manusia dan teknologi, ada tembok yang tinggi antara manusia dengan hatinya sendiri.
Keterasingan adalah
Ketika rindu memakan perlahan masa depan.

Ke arah manapun kamus kubuka, hujan terus mengikutinya.
Beri aku puisi atau kunci.
Beri aku puisi, dan biarkan ku tertidur lagi di siang hari.
Bersama mimpi, ketakutan ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Arsip

%d bloggers like this: